Seperti yang telah anda ketahui bahwa selama beberapa bulan tim WordPress telah bekerja pada fitur-fitur baru untuk WordPress 2.9. namun setiap kali ditemukan celah keamanan untuk WordPress versi stabil saat ini, langsung dikeluarkan patch versi terbarunya untuk mengatasi celah tersebut. Itulah yang ada di WordPress versi 2.8.5 yang baru saja diluncurkan kemarin 20 Oktober 2009 waktu Amerika Serikat. Tim juga telah bekerja untuk menjadikan WordPress seaman mungkin dan selama proses ini tim telah mengidentifikasi sejumlah pengerasan keamanan (security hardening) yang pantas diback-port ke 2.8 agar semua website anda aman.

Bugs-bugs yang telah diperbaiki terdapat dalam wordpress 2.8.5
· Telah memperbaiki serangan DOS (Denial-of-Service Attack) yang baru-baru ini terlihat.
· Penghapusan bagian dalam kode dimana kode variable php dievaluasi.
· Merubah fungsi upload untuk semua user termasuk admin.
· Menghilangkan atau menutup tag data pengimpor dari plugin lama.
Berikut ini adalah panduan untuk melakukan update-nya :
1. Login ke cPanel Anda, lalu klik ikon [File Manager].
2. Cari dan pilihlah direktori public_html dimana konten situs Anda berada.
3. Buatlah sebuah direktori baru bernama backupweb, lalu pindahkan (Move) seluruh isi direktori public_html ke dalam direktori backupweb.
4. Unduh (Download) source WordPress terbaru di URL http://wordpress.org/latest.zip dan simpan di dalam public_html.
5. Setelah selesai mengunduh, klik kanan di file latest.zip dan pilih opsi [Extract], hasil ekstraksinya akan berupa direktori baru bernama wordpress.
6. Salinlah (Copy) semua file dan direktori di dalam direktori wordpress tadi ke dalam public_html (kecuali direktori wp-content dan file wp-config.php).
7. Berikutnya salin juga direktori wp-content, file wp-config.php dan file .htaccess yang tersimpan di dalam direktori backupweb ke dalam public_html.
8. Langkah terakhir adalah mengakses panel WordPress Anda melalui browser, dengan format penulisan http://domainanda.apa/wp-admin/. WordPress akan melakukan penyesuaian konfigurasi secara otomatis.
written by Hariman Marsapana
Last Comments